Apakah Boleh Memandikan Bayi Setelah Imunisasi? Simak Penjelasannya

Banyak yang percaya bahwa memandikan bayi setelah imunisasi dapat membuat anak Anda sakit. Mitos ini berkembang pesat di masyarakat. Tentu saja, itu membuat kita semua bertanya-tanya apakah mitos ini benar. Jika ya, mengapa hal ini terjadi? Oleh karena itu, mari kita ulas bersama apa yang dikatakan para ahli tentang topik ini, agar kita semua tahu jika mitos bayi sakit jika dimandikan setelah divaksinasi.

 

Memandikan Bayi Setelah Imunisasi

Imunisasi telah menjadi program pemerintah dalam mencegah penyakit di seluruh dunia. Badan Kesehatan Dunia atau WHO (World Health Organization) memiliki program imunisasi masing-masing untuk mengurangi resiko penularan penyakit tertentu dan meningkatkan kesehatan masyarakat. Sedangkan di Indonesia, kementerian Kesehatan RI menerapkan imunisasi bagi anak sejak usia 0 hingga 18 tahun.

Imunisasi Pada Anak

Imunisasi anak adalah pemberian vaksin kepada anak-anak untuk mencegah tertularnya penyakit tertentu. Vaksin adalah zat yang membantu membentuk kekebalan tubuh atau imunitas terhadap infeksi terhadap sejumlah penyakit menular. Vaksin berasal dari kuman yang dilemahkan atau dimatikan. Imunisasi yang diberikan kepada anak di Indonesia mengenal dua konsep, yaitu imunisasi dasar dan imunisasi lanjutan. Pelaksanaan jenis imunisasi pada anak tergantung pada usia anak. 1,2

Baca Juga : Jenis Gangguan Pencernaan pada Bayi Beserta Gejalanya

Manfaat Imunisasi Bagi Anak

Vaksinasi sangat membantu dalam mencegah penularan penyakit menular yang serius. Setelah anak divaksinasi, tubuh dapat mengatasi infeksi yang disebabkan oleh kuman yang menyerang dengan lebih baik.

Karena ketika ada cukup banyak orang di gereja yang kebal terhadap infeksi, penyakit itu menjadi lebih sulit untuk menyebar dan menginfeksi orang lain yang belum divaksinasi. Kondisi ini disebut juga dengan herd immunity atau kekebalan komunitas. Oleh karena itu, seorang anak telah memberikan kontribusi tidak langsung terhadap kesehatan komunitasnya. 1.2

Efek Samping Imunisasi

Reaksi tubuh seseorang setelah mendapatkan imunisasi bisa berbeda-beda. Ada yang tidak mengalami gejala apapun, namun ada yang mengalami gejala tertentu. Ada beberapa efek samping dari imunisasi yang dapat terjadi pada anak, seperti:

Baca Juga : Vaksin Combo DPT Hib Hepatitis untuk Anak

Pada Bayi dan Bayi baru lahir

  • Bayi akan lebih rewel dan menangis lebih sering dari biasanya
  • Bayi akan tampak kelelahan selama 1-2 hari
  • Diare atau mencret ringan dan sedikit muntah (terutama bila mendapatkan vaksin rotavirus)
  • Kemerahan pada lengan atau bagian tubuh yang disuntikkan imunisasi
  • Bengkak pada area yang disuntik selama 1-2 hari
  • Demam sampai lebih dari 380C
  • Kemerahan pada kulit namun tidak menular terutama setelah dilakukan penyuntikan Imunisasi MMR

Pada anak yang lebih besar

  • Anak akan mengeluh sakit kepala
  • Kemerahan, bengkak dan nyeri pada bagian tubuh yang disuntikkan
  • Demam

Jika Anak Mengalami Efek Samping Imunisasi

Demam setelah anak imunisasi adalah hal yang umum terjadi. Banyak hal yang dapat orang tua lakukan saat si kecil mengalami efek samping setelah dilakukan imunisasi, diantaranya :

  • Lakukan pelukan hangat sesering mungkin agar si kecil merasa nyaman.
  • Berikan ASI (Air Susu Ibu) lebih sering
  • Apabila pada bekas suntikan terlihat kemerahan, hangat dan bengkak,orang tua dapat melakukan kompres dengan handuk dingin untuk mengurangi pembengkakan
  • Apabila anak demam, maka orang tua dapat melakukan kompres air hangat, jangan membungkus anak terlalu rapat dengan pakaian tebal atau selimut tebal.
  • Apabila si kecil mengalami demam setelah dilakukan vaksinasi, maka orang tua dapat memberikan obat penurun demam yang dijual bebas.
  • Pada anak yang lebih besar, dapat diberikan air putih lebih banyak dari pada biasanya

Baca Juga : Alasan Kenapa Imunisasi Dasar Lengkap Untuk Bayi itu Penting

Kesimpulan Boleh Tidaknya Memandikan Bayi Setelah Imunisasi 

Jika anak Anda divaksinasi, itu normal jika anak Anda mengalami demam. Hal ini normal karena tubuh anak Anda akan bereaksi untuk membuat antibodi sesuai dengan jenis vaksin yang diberikan agar tubuh tetap kuat melawan berbagai kuman dan infeksi di kemudian hari. Oleh karena itu, memandikan bayi setelah vaksinasi bukan merupakan faktor penyebab demam anak setelah vaksinasi.

Setelah vaksinasi, si kecil masih bisa dimandikan, tetapi sebaiknya menunggu setelah 24 jam pertama, karena si kecil biasanya akan mengalami rasa sakit dan ketidaknyamanan di area tubuh yang disuntik setelah vaksinasi.

Jika si kecil demam setelah vaksinasi, Anda bisa memandikannya dengan air hangat. Hindari memandikannya dengan air dingin karena dapat menyebabkan kedinginan dan suhu tubuhnya akan naik.

Add Comment