Aturan Tata Cara Pemberian Vaksin Hepatitis B pada Anak

Walaupun sangat penting tetapi ada tata cara pemberian vaksin Hepatitis B pada anak agar efek vaksin bisa optimal. Bagaimana aturannya? Mari kita simak bersama.

Cara Pemberian Vaksin Hepatitis B pada Anak serta Dosis yang Dianjurkan

Kapan Sebaiknya Pemberian Vaksin Hepatitis B pada Anak?

Mengutip dari website Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), waktu paling baik untuk memberikan vaksin hepatitis B pertama adalah dalam 12 jam setelah lahir, dengan didahului pemberian suntikan vitamin K1 minimal 30 menit sebelumnya. Selanjutnya, jadwal pemberian vaksin hepatitis B (HB) monovalen adalah pada usia 0, 1, dan 6 bulan. Bayi yang lahir dari ibu HBsAg positif, akan diberikan vaksin HB dan imunoglobulin hepatitis B (HBIg) pada bagian tubuh yang berbeda.

Apabila diberikan vaksin HB kombinasi dengan DTPw, maka jadwal pemberiannya pada usia 2, 3, dan 4 bulan. Apabila vaksin HB kombinasi dengan DTPa, maka jadwal pemberian adalah pada usia 2, 4, dan 6 bulan.

Dosis dan Cara Pemberian Vaksin Hepatitis B Pada Anak

Sementara itu, dosis dan jadwal vaksin pada bayi prematur sama dengan bayi yang cukup bulan. Namun, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan pada bayi prematur, yaitu:

Kekuatan kekebalan tubuh pasif melalui penularan secara maternal pada bayi prematur lebih rendah dibandingkan dengan bayi yang cukup bulan.

Apabila berat badan bayi sangat kecil, yakni kurang dari 1.000 gram, vaksin HB baru boleh diberikan setelah berat badan pada bayi mencapai 2.000 gram atau saat bayi berumur 2 bulan. Imunisasi hepatitis B1 diberikan pada umur 2 bulan atau lebih, kecuali jika ibu memiliki HBsAg positif.

Efek Samping Vaksin Hepatitis B pada Anak

Biasanya, beberapa bayi akan mengalami demam ringan dan rasa nyeri di bagian tangan yang disuntik. Hal ini sebenarnya adalah efek yang wajar, dan kerap terjadi pula pada pemberian jenis vaksin lainnya, jadi tidak perlu terlalu cemas. Namun, jika ternyata bayi memiliki reaksi alergi, maka orangtua perlu meminta penanganan segera. Seorang anak yang memiliki reaksi alergi yang mengancam nyawa terhadap vaksin hepatitis B yang diberikan pada dosis sebelumnya tidak boleh diberi vaksin hepatitis B lagi.

Itulah cara pemberian vaksin hepatitis B pada anak yang perlu orang tua perhatikan. Semoga bermanfaat untuk kita semua.

5 Comments
  1. By Joseph Scott Reply
  2. By Alex Shiels Reply
    • By MyThemeShop Reply
  3. By Lloyd Budd Reply
  4. By Matt Reply

Add Comment