Si Kecil Asma? Tak Masalah untuk Berlibur!

Liburan sudah tibaaa… =) Semua bersiap-siap untuk berlibur.. Namun, si kecil sering kambuh asmanya.. tidak apakah diajak bepergian..??Jangan khawatir..  Dengan persiapan yang baik dan bekal pengetahuan tentang asma serta apa yang harus dilakukan saat serangan muncul, keberadaan si kecil akan semakin meramaikan liburan anda dan akan menjadi kenangan yang tak terlupakan.. =)
Melalui Pedoman Nasional, seorang anak dicurigai menderita asma apabila anak menunjukkan gejala batuk dan/atau mengi yang timbul secara episodik, cenderung pada malam hari/dini hari, musiman, setelah aktivitas fisik, serta adanya riwayat asma dan alergi pada penderita atau keluarganya.
Tatalaksana asma anak dibagi menjadi beberapa hal yaitu

  1. tatalaksana komunikasi, informasi, dan edukasi (KIE) pada penderita dan keluarga
  2. penghindaran terhadap faktor pencetus
  3. medikamentosa

Oleh karena itu, melalui pedoman diatas ada beberapa hal yang tidak boleh anda lupakan dalam merencanakan perjalanan untuk berlibur, seperti :

  1. Seluruh anggota keluarga harus tahu apa itu asma, bagaimana gejala-gejala yang muncul bila akan terjadi serangan asma (anak menjadi sesak dan kesulitan untuk bernapas, suara napas berbunyi)
  2. Hindari faktor pencetus. Bila si kecil sering kambuh asmanya saat berada di udara dingin, hindarilah bepergian ke daerah dingin seperti puncak. Sebagai alternatif, anda dan keluarga bisa pergi ke daerah pantai dimana udaranya lebih hangat. Sinar matahari akan sangat baik bagi si kecil yang menderita asma.
  3. Tatalaksana tentang penghindaran terhadap pencetus memegang peran yang cukup penting. Serangan asma akan timbul apabila ada suatu faktor pencetus yang mengakibatkan timbulnya rangsangan pada saluran napas sehingga terjadi sesak. Penghindaran terhadap faktor pencetus diharapkan dapat mengurangi rangsangan terhadap saluran pernapasan. Udara dingin dan debu sering menjadi salah satu faktor pencetus dari asma.
  4. Hindari aktivitas yang terlalu berlebihan pada anak. Saat liburan, anak-anak akan lebih bersemangat dan aktif. Pantau mereka bila masih kecil atau bila sudah cukup besar berikan penjelasan yang dapat mereka pahami sehingga mereka dapat mengontrol energinya dan mencegah terjadinya serangan asma.
  5. Bila anda bepergian dengan pesawat, bantu si kecil supaya tetap tenang dan tidak panik terutama bagi mereka yang belum pernah bepergian dengan pesawat.
  6. Bawa obat-obatan (oral maupun yang dihirup) yang diperlukan, terutama yang sudah diresepkan oleh dokter yang menangani si kecil. Bawalah dalam jumlah yang cukup sesuai dengan lamanya perjalanan liburan anda.
  7. Sebelum pergi, cari informasi mengenai dokter ataupun rumah sakit terdekat di daerah yang akan anda tuju. Catat dan simpan nomor telepon dan alamatnya.

 
Tidak sulit bukan? Persiapkan segalanya dengan baik dan selamat berlibur dengan si kecil dan seluruh keluarga .. =) have a nice holiday..
 
Sumber

  • Supriyatno HB. Diagnosis dan Penatalaksaan Terkini Asma Pada Anak(PDF). Maj Kedokt Indon Vol.5 No.3 2005.
  • Penggunaan Terapi Hirupan. Children Allergic Clinic.

 

Add Comment